BANGUN KOORDINASI LAYANAN AHU TERKAIT KEWARGANEGARAAN DAN PENDAFTARAN BADAN USAHA, BIDANG YANKUM KANWIL KEMENKUMHAM NTT KUNJUNGI SIKKA

IMG 20201124 WA0050

IMG 20201124 WA0049

Maumere, (24/11/2020)_Sebagai perpanjangan tangan Kementerian Hukum dan HAM Republik Indonesia di daerah, Kanwil Kemenkumham NTT terus melakukan upaya pelayanan hukum terbaik bagi masyarakat. Kali ini bidang Pelayanan Hukum berkesempatan melakukan Koordinasi Layanan Administrasi Hukum Umum (AHU) terkait Kewarganegaraan dan Pendaftaran/Pengesahan Badan Usaha Berbadan Hukum dan yang tidak berbadan hukum di Kabupaten Sikka.

Tim dari Kanwil Kemenkumham NTT yang dipimpin langsung Kepala Bidang Pelayanan Hukum, Erni Mamo Li, didampingi Kepala Sub Bidang Pelayanan Administrasi Hukum Umum, Regina Siga, bersama seorang JFU, Jefry Yohanis Dunggun pagi tadi mendatangi Kantor Bupati Sikka, dan diterima langsung oleh Wakil Bupati Sikka, Romanus Woga.

Erni menyampaikan maksud tujuan kedatangan Tim dari Kanwil Kemenkumhan NTT ke Kabupaten Sikka yaitu berkoordinasi terkait inventarisir data kewarganegaraan, sebagai tindak lanjut Surat Direktur Tata Negara Dirjen AHU Kemenkumham RI Nomor : AHU.4 AH.10.02-99 perihal Permintaan Data Kewarganegaraan. Dalam kesempatan tersebut, Erni Mamo Li meminta untuk difasilitasi pengambilan data terkait Data anak Hasil Perkawinan Campuran yang tidak didaftarakan, Data Permohonanan Pewarganegaraan, dan Data Warga Negara Indonesia Keturunan Asing yang tidak memiliki dokumen kewarganegaraan di Dinas Dukcapil Kabupaten Sikka.

Selain itu, dalam kaitan tentang Pendaftaran/Pengesahan Badan Usaha yang Berbadan Hukum dan yang Tidak Berbadan Hukum, Erni juga mengatakan bahwa sesuai data dari Kemenkumham terkait Badan Usaha yang berbadan hukum dalam hal ini PT dan Koperasi yang tersebar di NTT, ada beberapa Koperasi yang belum mendftar sebagai badan usaha yang berbadan hukum. Sehingga Pemerintah Daerah bisa mendorong agar secepatnya mendaftar sebagai badan usaha berbadan hukum, agar lebih aman dan terpercaya bagi masayarakat. Dan juga badan usaha yang tidak berbadan hukum seperti CV, Firma, dan Persekutuan Perdata yang telah terdaftar di Pengadilan Negeri wajib melakukan pencatatan pendaftaran ke Kemenkumhan sesuai ketentuan Permenkumham Nomor 17 Tahun 2018.

Disampaikan Erni, Kanwil Kemenkumham NTT melalui Bidang Pelayanan Hukum sebagai perwakilan Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum di daerah terus berusaha meningkatkan kemudahan berusaha di Indonesia khususnya NTT. Salah satu upayanya dengan menerapkan layanan online untuk pendaftaran (pengesahan) Badan Usaha Berbadan Hukum dan yang tidak berbadan hukum, tujuannya agar masyarakat khususnya pengusaha lebih mudah mengurusnya.

Menindaklanjuti hal tersebut di atas, Erni Mamo Li meminta ijin kepada Wakil Bupati Sikka agar Tim Koordinasi Kanwil Kemenkumham bisa difasilitasi untuk mengambil data terkait Badan Usaha yang Berbadan Hukum dan Badan Usaha yang tidak berbadan Hukum ke Dinas PMPTSP dan juga Dinas Koperasi dan UMKM terkait inventarisir data Badan Usaha Berbadan yang Hukum dan Badan Usaha yang tidak Berbadan Hukum di Kabupaten Sikka.

Wakil Bupati Sikka, Romanus Woga menyambut dengan baik maksud tim koordinasi dari Kanwil Kemenkumham NTT dan mengatakan siap memfasilitasi tujuan Tim Koordinasi Kanwil Kemenkumham NTT di Kabupaten Sikka serta sangat mendukung terkait inventaris data Kewarganegaraan dan Inventaris data Badan Usaha Berbadan Hukum dan Badan Usaha Berbadan yang tidak berbadan Hukum di kabupaten Sikka, karena bagi orang nomor 2 di Kabupaten Sikka tersebut, hal ini sangat penting untuk pemajuan Kabupaten Sikka sendri kedepannya.

Selanjutnya, Tim Kanwil juga menyempatkan waktu menyambangi Kantor Imigrasi Kelas II TPI Maumere berkoordinasi terkait inventarisir data kewarganegaraan, sebagaimana sebelumnya telah disampaikan hal yang sama dengan pihak Pemkab Sikka.

IMG 20201124 WA0048

IMG 20201124 WA0047


Cetak   E-mail